🌙 Fisioterapi Saraf Kejepit Di Pinggang

15 Menggunakan Cabe Rawit. Untuk mengobati masalah syaraf kejepit di bagian pinggang, Anda bisa memanfaatkan cabe rawit sebagai bahan alami yang efektif sebagai solusi. Anda bisa mengaplikasikan cabe rawit yang sudah ada dalam bentuk pasta dan dicampur air ke area pinggang yang sakit.
Halodoc, Jakarta - Fisioterapi merupakan proses pengobatan yang dilakukan agar seseorang terhindar dari cacat fisik akibat penyakit atau cedera. Metodenya sendiri dilakukan dengan sejumlah tindakan pencegahan, diagnosis, dan penanganan guna mengatasi gangguan fisik yang dialami. Bagaimana dengan seseorang yang memiliki masalah saraf kejepit? Apa bisa diatasi dengan fisioterapi? Jawabannya adalah bisa. Berikut langkah mengatasi saraf kejepit dengan juga Harus Tahu, Ini Jenis-Jenis Perawatan dalam FisioterapiSaraf kejepit memiliki istilah medis lain, yaitu penyakit hernia nukleus pulposus HNP. Penyakit ini terjadi saat bantalan ruas tulang belakang bergeser dan menekan saraf tulang belakang. Jika terjadi, seseorang yang mengalami kondisi ini akan ditandai dengan sejumlah gejala, seperti nyeri pinggang, sakit punggung bagian atas, atau nyeri leher. Rasa nyeri yang muncul tergantung lokasi terjadinya saraf kasus yang ringan, saraf kejepit bisa sembuh dengan sendirinya. Namun jika terjadi selama berbulan-bulan lamanya, maka kamu harus menemukan langkah penanganan yang tepat, agar aktivitas harianmu tidak lagi terganggu. Lantas, bagaimana cara mengatasi saraf kejepit dengan fisioterapi? Langkah pertama yang dibutuhkan adalah keterlibatan peserta terapi secara aktif dan kedisiplinan yang yang dimaksud bukan hanya disiplin waktu dalam melakukan fisioterapi saja, tetapi juga mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat untuk mempersingkat waktu kesembuhan. Berikut ini sejumlah metode yang dilakukan guna mengatasi saraf kejepit dengan fisioterapiBaca juga 5 Cedera yang Butuh Perawatan PelatihanProgram pelatihan dilakukan dengan tujuan untuk memperbaiki postur tubuh, memperkuat otot, senam atau olahraga, dan peregangan ElektroterapiTeknik elektroterapi dilakukan dengan bantuan aliran listrik. Jenisnya sendiri dibedakan menjadi beberapa macam, yaituTerapi saraf dengan stimulasi elektrik TEN.Terapi stimulasi listrik melalui jaringan lemak PENS.Metode PENS yang menggabungkan teknik akupuntur dan terapi ManualFisioterapi manual dilakukan dengan memijat, latihan peregangan, serta mobilisasi sendi. Langkah ini bertujuan untuk membantu relaksasi, mengurangi nyeri, serta meningkatkan fleksibilitas anggota gerak tubuh yang mengalami saraf OkupasiTerapi okupasi disebut juga dengan occupational therapy. Tujuannya adalah membantu seseorang yang memiliki keterbatasan fisik, sensorik, atau kognitif agar dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan beberapa prosedur fisioterapi untuk mengatasi masalah saraf terjepit. Untuk lebih jelasnya mengenai hal-hal apa yang harus dilakukan sebelum, selama, dan sesudah prosedur, kamu bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya!Baca juga Alami Sindrom Kompartemen, Coba FisioterapiSelain beberapa metode yang telah disebutkan, pengidap saraf kejepit dapat mengatasi masalah kesehatan yang dialami dengan hidroterapi, terapi ultrasound, terapi suhu panas atau dingin, latihan pernapasan, dan akupuntur. Semua langkah penanganan yang dilakukan akan tergantung dari penyebab dan intensitas gejala yang juga dapat mengatasi saraf kejepit dengan fisioterapi yang dilakukan di rumah. Namun, jangan lupa untuk meminta saran terapis untuk menilai kondisi tubuhmu, agar jenis dan frekuensi yang dilakukan tidak keliru. Intinya, mengatasi saraf kejepit dengan fisioterapi dilakukan dengan mengajarkan peregangan atau penguatan otot-otot di area saraf terjepit. Tujuannya adalah untuk mengurangi tekanan pada saraf serta mengembalikan fungsi fisik seperti rumah sakit ReferensiAmerican Association of Neurological Surgeons. Diakses pada 2020. Herniated UK. Diakses pada 2020. Society of Physiotherapy. Diakses pada 2020. What is physiotherapy?
\nfisioterapi saraf kejepit di pinggang
ORI NeckPro Alat Terapi Leher Punggung Pinggang Syaraf Kejepit Otho di Tokopedia ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Cicilan 0% ∙ Kurir Instan. Beli ORI- NeckPro Alat Terapi Leher Punggung Pinggang Syaraf Kejepit Otho di winata gold.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Berikut ini adalah tindakan terapi yang telah kami lakukan bagi pasien yang menderita nyeri/sakit pinggang yang cukup akut. Yuk kita disimak, semoga bermanfaat buat anda atau keluarga... Ingatlah " Cepat dan Tepat nya tindakan terapi yang dilakukan, akan mempermudah proses kesembuhan pasien" karena banyak kasus terjadi, disebabkan metode penanganan awal yang kurang tepat, mengakibatkan pasien lebih menderita dan sulit untuk pulih, sehingga memerlukan terapi yang lebih lama dan intensif. Tindakan terapi pasien yang menderita nyeri pinggang kronis akibat syaraf kejepit. Berikut ini data-status pasien Laki-laki, Usia 42 tahun Asal Lampung Utara Pekerjaan Petani TB/BB 168/75 tensi 120/86 Keluhan Pasien Rasa sakit/nyeri yang sangat pada pinggang dan merambat hingga punggung dan kedua kaki BAK dan BAB terganggu tidak lancar Kadang merasakan demam Kedua kaki sering kesemutan Sulit tidur karena menahan rasa sakit Keluhan ini telah dirasakan lebih dari 6 bulan. Riwayat penyakit medis - Pengamatan Air muka pasien terlihat menahan rasa sakit Diagnosa Sakit pinggang disebabkan karena mengangkat beban berat yang kemudian mengganggu syaraf tulang belakang dan organ kandung kemih Setelah dilakukan terapi, pasien merasakan rasa sakitnya berkurang, BAK/BAB terasa lancar otot dan staraf tulang belakang terasa nyaman dan bisa tidur dengan nyenyak. tindakan terapi pada tahap awal diulangi per 3 hari bertahap dengan tujuan memastikan respon syaraf tulang belakang sekaligus mencegah kekambuhan dimana keluhan ini sudah cukup lama dan tentunya berpengaruh pada struktur syaraf tersebut. Adapun detail tindakan terapi yang telah dilakukan untuk pasien meliputi Totok Syaraf Bekam Akupresur Tindakan pertama yang kami lakukan adalah Totok Syaraf. Secara umum penentuan terapi mana yang didahulukan semua terantung pada dimana lokasi keluhan dan tentunya kondisi si-pasien. Terapi otok syaraf diawali dengan general treathment, hal ini adalah prosedur standar terapi. Selain sebagai pemanasan atau pelenturan otot dan syaraf, melncarkan peredaran darah, terapi awal ini juga dilakukan untuk mendeteksi lokasi/posisikelainan pada syaraf/otot yang bermasalah. General treathment ini dilakukan selama 15-30 menit Setelah terapi awal dilakukan, berikut ini adalah reaksi dan kondisi keluhan yang terlihat pada pasien terjadi kelainan struktur pada otot dan syaraf, yang berlokasi di processus spinalis Th IV bagian kiri pinggang sebelah kiri di ruas tulang ke 4 , kelainan ini ditandai dengan otot yang teraba menonjol dan sensasi rasa sakit yang sangat jika ditekan. Setelah diketahui posisi kelainan syaraf/otot ini, terapi totok syaraf dilakuan dengan sistematis sekitar 20-30 menit, hingga kemudian pasien merasakan,rasa sakitnya berangsur-angsur menghilang, suhu badan teraba normal sebelum diterapi pasien dalam kondisi demam, dan badan pasien terasa lebih ringan. Kemudian, tindakan terapi yang lain bisa dilanjutkan. Bekam - Sakit Pinggang akibat Syaraf Kejepit HNP Terapi bekam dapat dikatakan sebuah terapi sangat sangat etapat dilakukan bagi pasien yang mengalami sakit pinggang, nyeri sendi, radang otot dan sejenisnya. Berikut ini adalah manfaat Bekam untuk terapi sakit pinggang - Syaraf kejepit Menstimulasi sistem - fungsi syaraf tulang belakang dan otot punggung Memperbaiki struktur darah Antiradang Memperbaiki elastisitas otot dan syaraf Meredakan rasa sakit Berikut ini adalah titik bekam Nyeri pinggang Titik punggung Al katifain, Al Akhdain, Ad Dhohfu, Maq Idah Titik Kaki dibawah pantat/bokong, belakang paha, betis dan Saq [caption id="" align="aligncenter" width="180" caption="Source Terapi Holistik Cikarang"] [/caption] Titik Bekam Sakit Pinggang HNP Tindakan pengekopan dilakukan secara bertahap 2 - 3 sesi 2 kali dimantik/dikeluarkan darah dan 3 kali pasang kop jika pasien dirasa kuat, bisa dilakukan seluruh titik sekaligus, terapi bekam ini dapat di ulang minimum 1 minggu kemudian. Untuk tindakan terapi selanjutnya adalah Akupresur atau dapat juga akupunktur. Detail tindakan sengaja kami pisah per-halaman bertujuan untuk mempermudah mendapatkan informasi bagi pasien dan keluarga pasien, serta sebagai bahan pembelajaran rekan-rekan terapis. Sumber Artikel Lihat Sosbud Selengkapnya

Kuranglebih 60-80% individu pernah mengalami nyeri pinggang dan punggung dalam hidupnya. Nyeri pinggang dan punggung ini seringkali disebabkan oleh syaraf kejepit yaitu Herniated Nucleus Pulposus (HNP). HNP (syaraf kejepit) bisa ditangani oleh dokter rehabilitasi medis (terutama subspesialis muskuloskeletal yang terfokus pada bagian otot

Table of Contents Apa Itu Saraf Kejepit Di Pinggang? Gejala Penyebab Cara Mengatasi Cara Mencegah Tips Mengurangi Rasa Nyeri Makanan Sehat Untuk Meredakan Manfaat Olahraga Untuk Meredakan Kesimpulan “Kembalikan Keseimbangan Tubuhmu Dengan Saraf Kejepit Di Pinggang!” Sumber Gambar Saraf kejepit di pinggang adalah kondisi medis yang disebabkan oleh tekanan atau kompresi pada saraf yang berjalan melalui pinggang. Gejala yang paling umum termasuk nyeri pinggang, kesemutan, kelemahan, dan hilangnya sensasi di kaki. Diagnosis dan pengobatan saraf kejepit di pinggang biasanya melibatkan pemeriksaan fisik, pemeriksaan MRI, dan pengobatan fisioterapi. Dr. dr. Wawan Mulyawan, – RSU Bunda Jakarta Gejala Gejala Saraf Kejepit di Pinggang adalah rasa nyeri yang berasal dari saraf yang terjepit di pinggang. Gejala ini dapat berupa rasa sakit yang terasa di pinggang, paha, dan kaki. Rasa sakit ini dapat bervariasi dari ringan hingga berat. Gejala lain yang mungkin terjadi adalah kesulitan berjalan, kram otot, kelemahan otot, kebas, dan kehilangan sensasi di kaki. Gejala ini dapat bertambah parah jika tidak diobati dengan benar. Penyebab Penyebab saraf kejepit di pinggang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk trauma langsung, postur tubuh yang buruk, dan penyakit degeneratif. Trauma langsung dapat terjadi akibat jatuh atau benturan yang menyebabkan tekanan pada saraf. Postur tubuh yang buruk dapat menyebabkan tekanan pada saraf di pinggang, terutama jika seseorang duduk terlalu lama dalam posisi yang salah. Penyakit degeneratif seperti osteoartritis, hernia diskus, dan penyakit rematik lainnya juga dapat menyebabkan saraf kejepit di pinggang. Tabel Gejala dan Penyebab Saraf Kejepit di Pinggang No. Gejala Penyebab 1. Nyeri di pinggang bagian bawah Hernia nukleus pulposus, stenosis spinalis 2. Kesemutan atau mati rasa di kaki Skoliosis, radikulopati, neuropati perifer 3. Kelemahan otot di kaki atau tungkai Kompresi saraf sciatica atau saraf femoralis 4. Kesulitan untuk berjalan atau berdiri tegak Radikulopati, stenosis spinalis 5. Nyeri saat bersin atau batuk Hernia nukleus pulposus, stenosis spinalis 6. Nyeri yang memburuk saat duduk Hernia nukleus pulposus, stenosis spinalis 7. Gangguan kontrol kandung kemih Kompresi saraf cauda equina 8. Gangguan fungsi usus Kompresi saraf cauda equina 9. Kaki terasa berat atau sulit digerakkan Kompresi saraf sciatica atau saraf femoralis 10. Kram otot di bagian pinggang atau kaki Radikulopati, neuropati perifer Cara Mengatasi Cara Mengatasi Saraf Kejepit Di Pinggang Saraf kejepit di pinggang adalah kondisi yang dapat menyebabkan rasa sakit yang parah. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, termasuk cedera, postur tubuh yang buruk, dan penyakit degeneratif. Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi saraf kejepit di pinggang 1. Beristirahatlah. Beristirahatlah dari aktivitas yang menyebabkan rasa sakit. Jika Anda mengalami cedera, beristirahatlah selama beberapa hari untuk memungkinkan tubuh Anda untuk pulih. 2. Gunakan bantal atau bantal khusus. Gunakan bantal atau bantal khusus untuk mengurangi tekanan pada saraf kejepit. Bantal ini dapat membantu mengurangi rasa sakit dan memungkinkan Anda untuk beristirahat dengan nyaman. 3. Lakukan latihan fisik. Latihan fisik dapat membantu mengurangi rasa sakit dan memperkuat otot-otot di sekitar pinggang. Latihan yang dapat Anda lakukan termasuk berjalan, berenang, dan yoga. 4. Gunakan obat-obatan. Obat-obatan seperti ibuprofen dan naproxen dapat membantu mengurangi rasa sakit. Jika Anda memiliki kondisi kronis, dokter Anda mungkin akan meresepkan obat-obatan yang lebih kuat. 5. Berobat ke dokter. Jika Anda mengalami rasa sakit yang parah, segera berobat ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin akan meresepkan terapi fisik atau obat-obatan untuk mengurangi rasa sakit. Dengan mengikuti cara-cara di atas, Anda dapat mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh saraf kejepit di pinggang. Namun, jika Anda masih merasakan rasa sakit yang parah, segera hubungi dokter Anda untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut. Cara Mencegah 1. Berolahraga secara teratur. Olahraga dapat membantu meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan otot pinggang, yang dapat membantu mencegah saraf kejepit di pinggang. 2. Berhati-hati saat melakukan aktivitas fisik. Pastikan untuk melakukan gerakan yang tepat dan menghindari gerakan yang berlebihan. 3. Beristirahat dengan benar. Beristirahat yang cukup dan mengambil waktu untuk beristirahat setelah melakukan aktivitas fisik berat. 4. Gunakan peralatan yang tepat. Gunakan peralatan yang tepat untuk melakukan aktivitas fisik, seperti sepatu yang nyaman dan alat-alat yang tepat untuk melakukan olahraga tertentu. 5. Hindari posisi yang tidak nyaman. Hindari duduk atau berdiri dalam posisi yang tidak nyaman selama waktu yang lama. 6. Gunakan bantal atau pelindung pinggang. Gunakan bantal atau pelindung pinggang untuk mengurangi tekanan pada saraf ketika Anda berbaring. 7. Berobat ke dokter. Jika Anda merasa nyeri atau kesulitan bergerak, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Tips Mengurangi Rasa Nyeri 1. Beristirahatlah dengan baik. Beristirahatlah dengan posisi yang nyaman dan jangan lupa untuk mengambil waktu istirahat yang cukup. 2. Gunakan bantal atau bantal untuk mengurangi tekanan pada saraf. 3. Gunakan obat-obatan yang diresepkan oleh dokter untuk mengurangi rasa sakit. 4. Lakukan latihan fisik yang sesuai dengan kondisi Anda. Latihan fisik dapat membantu mengurangi rasa sakit dan meningkatkan fleksibilitas. 5. Gunakan pijat untuk mengurangi rasa sakit. Pijat dapat membantu mengurangi tekanan pada saraf. 6. Gunakan kompres dingin atau panas untuk mengurangi rasa sakit. 7. Hindari aktivitas yang dapat menyebabkan rasa sakit. 8. Gunakan alat bantu untuk membantu Anda bergerak dengan lebih mudah. 9. Berdiskusilah dengan dokter Anda tentang pengobatan lain yang dapat membantu mengurangi rasa sakit. Makanan Sehat Untuk Meredakan Meredakan saraf kejepit di pinggang dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan sehat. Makanan yang dapat membantu meredakan saraf kejepit di pinggang antara lain 1. Sayuran dan buah-buahan. Sayuran dan buah-buahan mengandung banyak vitamin dan mineral yang dapat membantu mengurangi rasa sakit. 2. Kacang-kacangan. Kacang-kacangan mengandung banyak protein dan serat yang dapat membantu mengurangi rasa sakit. 3. Ikan. Ikan mengandung asam lemak omega-3 yang dapat membantu meredakan rasa sakit. 4. Biji-bijian. Biji-bijian mengandung banyak vitamin dan mineral yang dapat membantu mengurangi rasa sakit. 5. Susu. Susu mengandung banyak protein dan kalsium yang dapat membantu meredakan rasa sakit. 6. Minyak zaitun. Minyak zaitun mengandung banyak asam lemak yang dapat membantu meredakan rasa sakit. 7. Teh hijau. Teh hijau mengandung banyak antioksidan yang dapat membantu meredakan rasa sakit. Selain mengonsumsi makanan sehat, Anda juga dapat melakukan latihan fisik yang sesuai untuk meredakan saraf kejepit di pinggang. Manfaat Olahraga Untuk Meredakan Olahraga dapat membantu meredakan saraf kejepit di pinggang. Olahraga dapat membantu mengurangi tekanan pada saraf yang kejepit, meningkatkan aliran darah ke area yang terkena, dan meningkatkan fleksibilitas otot. Olahraga yang dapat membantu meredakan saraf kejepit di pinggang antara lain berjalan, berenang, yoga, dan latihan kekuatan. Berjalan dapat membantu mengurangi tekanan pada saraf yang kejepit dan meningkatkan aliran darah ke area yang terkena. Berenang dapat membantu mengurangi tekanan pada saraf yang kejepit dan meningkatkan fleksibilitas otot. Yoga dapat membantu mengurangi tekanan pada saraf yang kejepit dan meningkatkan aliran darah ke area yang terkena. Latihan kekuatan dapat membantu mengurangi tekanan pada saraf yang kejepit dan meningkatkan fleksibilitas otot. Selain itu, penting untuk menghindari aktivitas yang dapat meningkatkan tekanan pada saraf yang kejepit, seperti berdiri terlalu lama atau melakukan gerakan yang berulang. FAQ Saraf Kejepit di Pinggang Apa itu saraf kejepit pinggang? Saraf kejepit pinggang terjadi ketika saraf yang melewati tulang belakang di daerah pinggang terjepit atau tertekan, yang dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan di daerah pinggang dan kaki. Apa saja gejala dari saraf kejepit pinggang? Gejala saraf kejepit pinggang dapat berupa rasa sakit atau kesemutan yang menjalar dari pinggang hingga ke kaki. Anda juga dapat mengalami kelemahan otot dan kesulitan untuk berjalan atau berdiri. Apa yang menyebabkan saraf kejepit pinggang? Beberapa faktor yang dapat menyebabkan saraf kejepit pinggang antara lain hernia diskus intervertebralis, stenosis spinal, dan skoliosis. Bagaimana cara mendiagnosis saraf kejepit pinggang? Dokter dapat mendiagnosis saraf kejepit pinggang dengan melakukan pemeriksaan fisik dan tes diagnostik seperti MRI atau CT scan. Bagaimana cara mengobati saraf kejepit pinggang? Pengobatan saraf kejepit pinggang tergantung pada penyebabnya. Pengobatan dapat meliputi terapi fisik, penggunaan obat pereda nyeri, atau dalam kasus yang lebih serius, pembedahan. Bisakah saraf kejepit pinggang sembuh sendiri? Saraf kejepit pinggang dapat sembuh sendiri jika terjadi karena cedera yang ringan atau terjadi akibat aktivitas fisik yang berlebihan. Namun, jika kondisi ini terus berlanjut dan semakin parah, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Kesimpulan Saraf kejepit di pinggang adalah kondisi medis yang dapat menyebabkan rasa sakit, kelemahan, dan kehilangan sensasi di bagian tubuh yang terkena. Gejala ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk cedera, penyakit, atau kondisi lainnya. Diagnosis dan pengobatan saraf kejepit di pinggang dapat melibatkan pemeriksaan fisik, pemeriksaan MRI, dan pengobatan fisioterapi. Pengobatan lainnya termasuk obat-obatan, steroid, dan operasi. Referensi “Saraf Kejepit Pinggang Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya” oleh KlikDokter “Saraf Kejepit di Pinggang, Apa Itu dan Bagaimana Cara Mengatasinya?” oleh Alodokter “Saraf Kejepit di Pinggang Penyebab, Gejala, dan Pengobatan” oleh Hello Sehat “Saraf Kejepit Pinggang Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati” oleh SehatQ Post Views 51 Berikutini beberapa gejala saraf kejepit di pinggang yang perlu diketahui agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat: Gejala saraf kejepit di pinggang yang pertama adalah adanya nyeri pada bagian kaki. Saat mengalami saraf kejepit di pinggang pasien biasanya akan mengalami nyeri yang sangat hebat di area paha, betis dan pantat.
Saraf Kejepit, Apa Penyebab dan Bagaimana Gejalanya?Saraf memiliki peranan penting dalam tubuh. Melalui sistem saraf, komunikasi antara tubuh dan otak berjalan lancar. Hanya saja, gangguan saraf bisa terjadi, termasuk saraf kejepit, yang sering kali digambarkan sebagai kecetit pada pinggang sebelah kiri. Apa sebenarnya kondisi tersebut? Apakah penyebab dan gejalanya? Ketahui di bawah ini. Apa itu saraf kejepit? Saraf kejepit atau kecetit adalah suatu kondisi ketika saraf tertekan oleh jaringan tubuh di sekitarnya. Kondisi ini dapat terjadi ketika saraf tertekan di antara ligamen, tendon, atau tulang. Ketika Anda mengalami kondisi saraf terjepit, tubuh akan mengirimkan sinyal berupa rasa nyeri. Tentu sebaiknya Anda tidak mengabaikan tanda-tanda saraf kejepit, sebab kerusakan saraf bisa bertambah parah. Saraf terjepit dapat terjadi di bagian manapun di sekitar piringan sendi diskus dan tulang belakang. Namun, jenis saraf yang paling sering mengalami kondisi ini yaitu yang terletak di sekitar tulang punggung bagian bawah. Umumnya, rasa nyeri pertama dirasakan pada bagian tubuh tempat saraf yang terjepit. Namun, tidak menutup kemungkinan rasa nyeri dapat muncul di beberapa bagian tubuh lainnya. Contohnya sebagai berikut. Saat cakram hernia memberikan tekanan pada akar saraf Anda, rasa sakit bisa terasa pada bagian belakang kaki. Saraf tulang belakang yang kecetit, misalnya di bagian pinggang kiri atau kanan, bisa menyebabkan leher terasa kaku, serta nyeri dan mati rasa pada pundak dan lengan. Jika saraf lumbal terjepit di punggung bagian bawah, rasa nyeri bisa menyebar hingga ke punggung, pinggul, bokong, dan kaki. Radikulopati toraks bisa menyebabkan nyeri di bagian dada. Kondisi ini perlu diwaspadai dan sebaiknya segera hubungi dokter. Apa saja penyebab saraf kejepit? Saraf kejepit dapat terjadi akibat sebagian atau seluruh bagian lunak pada tulang belakang tertekan ke dalam bagian lunak piringan sendi. Tulang belakang terdiri dari 24 tulang yang disebut dengan vertebrata dan tersusun di atas satu sama lain. Susunan tulang ini berfungsi untuk membentuk tabung untuk melindungi sumsum tulang belakang dan saraf yang menghubungkan sinyal perintah antara otak dan otot. Di antara masing-masing tulang tersebut terdapat piringan sendi berbentuk datar dan bulat. Piringan ini bekerja sebagai bantalan untuk meredam tekanan saat berjalan atau berlar. Saat bantalan melemah, tulang bisa bergeser atau bahkan pecah. Akibatnya, bagian lunak menyerupai jelly pada piringan sendi bisa bocor melalui celah di antara tulang. Kondisi ini disebut juga dengan hernia nukleus pulposus HNP. Cairan yang bocor bisa menimbulkan tekanan pada saraf dan menyebabkan sensasi saraf terjepit. Ada beberapa faktor yang bisa memicu terjadinya HNP, yaitu sebagai berikut. Penuaan. Gerakan yang berulang, seperti menundukan atau memutar punggung bawah. Cedera, misalnya saat berolahraga atau mengangkat beban berat. Postur tubuh yang tidak baik. Berat badan berlebih atau obesitas. Arthritis. Kurang bergerak akibat gaya hidup tidak aktif. Kebiasaan merokok. Apa saja gejala saraf kejepit? Gejala saraf kejepit biasanya timbul pada bagian punggung bawah, tetapi juga bisa terjadi di leher. Gejala yang terjadi bergantung pada posisi saraf yang terjepit dan sering kali hanya berdampak pada satu sisi tubuh. Gerakan tertentu, seperti menengokan kepala atau meregangkan leher, juga bisa membuat gejala bertambah parah. Sayangnya, gejala ini sering kali dianggap remeh, sehingga banyak yang tidak menyadari sedang mengalami saraf kejepit. Gejala-gejala tersebut dapat meliputi berikut ini. Rasa nyeri yang menusuk disertai sensasi terbakar. Mati rasa, kebas, atau penurunan sensasi untuk merasa’ di daerah yang banyak sarafnya, misalnya nyeri di leher atau punggung bagian bawah. Kesemutan. Kelemahan otot pada bagian yang diduga mengalami saraf kejepit. Kaki dan tangan sulit digerakkan. Jika saraf kejepit terjadi untuk waktu yang singkat, kerusakan pada saraf masih bisa dihindari. Namun, jika tekanan terjadi terus menerus, saraf bisa rusak secara permanen. Lakukan pemeriksaan ke dokter jika gejala saraf kejepit terus memburuk atau tidak kunjung sembuh setelah beberapa hari meski telah dilakukan penanganan rumahan, seperti banyak istirahat dan minum obat pereda nyeri. Bagaimana dokter mendiagnosis saraf kejepit? Untuk mendeteksi saraf kejepit, dokter akan melihat gejala apa saja yang dialami dan melanjutkan dengan pemeriksaan fisik. Dilansir dari Mayo Clinic, jika hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan dugaan adanya saraf kejepit, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan lanjutan, seperti berikut ini. Tes darah, untuk mengukur kadar glukosa dan hormon tiroid di dalam darah. Lumbal pungsi, dengan mengambil cairan serebrospinal CSF dari sumsum tulang belakang untuk mendeteksi gejala peradangan atau infeksi. Foto Rontgen sinar X, untuk melihat posisi tulang dan mendeteksi adanya penipisan atau kerusakan pada tulang. Pemeriksaan konduksi saraf, dengan mengukur sinyal listrik pada otot dan saraf menggunakan elektroda berarus listrik kecil yang ditempelkan pada kulit untuk mencari kerusakan pada saraf. Sebagai contoh, alat ini ditempelkan di sekitar pinggang kiri untuk mendeteksi saraf kecetit di bagian tersebut. Elektromiografi EMG, dengan memasukan jarum elektroda ke dalam beberapa otot untuk memeriksa efek aliran listrik pada otot dan mendeteksi kerusakan pada saraf. MRI, menggunakan gelombang radio dan magnet untuk melihat gambar bagian dalam tubuh dengan lebih detail. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan jika diduga adanya penekanan pada akar saraf. USG, dengan gelombang suara tingkat tinggi untuk menghasilkan gambar bagian dalam tubuh dan mendeteksi sindrom saraf kejepit. Bagaimana cara mengatasi saraf kejepit? Jenis dan lamanya pengobatan yang dilakukan berbeda-beda tergantung pada seberapa berat gejalanya. Anda mungkin akan diminta untuk mengistirahatkan bagian yang cedera dan menghindari aktivitas yang akan membuat gejala Anda memburuk. Anda pun perlu mengunjungi dokter saat gejala menetap atau bertambah parah. Selain itu, Anda mungkin akan memerlukan satu atau lebih pengobatan saraf kejepit untuk mengecilkan jaringan yang membengkak di sekitar saraf. Obat yang dapat Anda gunakan adalah sebagai berikut. Aspirin, ibuprofen, dan naproxen untuk mengurangi pembengkakan. Kortikosteroid oral untuk mengurangi rasa nyeri dan bengkak. Injeksi steroid untuk mengurangi bengkak, tapi Anda akan mengalami peradangan sebelum akhirnya sembuh. Pada kasus yang berat, prosedur operasi mungkin perlu dilakukan untuk memotong bagian saraf tertentu, seperti berikut ini. Jaringan parut. Bagian piringan sendi. Bagian tulang. Untuk sebagian kalangan masyarakat, mungkin banyak yang terbiasa melakukan pengobatan alternatif dalam mengatasi saraf kecetit. Namun, sebelum mendatangi pengobatan alternatif, ada baiknya Anda mendatangi dokter terlebih dahulu untuk mengetahui di bagian mana tepatnya ada saraf kecetit, misalnya di pinggang kiri atau kanan. Saraf yang rusak tidak bisa diperbaiki. Jadi, alangkah baiknya jika mempertimbangkan mana pengobatan yang paling tepat.
.